PDRB Maluku Tumbuh 6,41 Persen

Ambon, – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah ini pada triwulan IV tahun 2018 tumbuh 6,41 persen (y-on-y).

“Dari sisi produksi pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 8,59 persen,” kata Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Maluku, Erhard Hatulesila, di Ambon, Rabu.

Perekonomian Maluku berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan IV-2018 mencapai Rp11,25 triliun dan atas harga konstan 2010 mencapai Rp7,65 triliun.

Erhard mengatakan, ekonomi Maluku triwulan IV-2018 meningkat sebesar 2,64 persen (q-to-q), dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi pada lahan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 9,31 persen, sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 5,81 persen.

Ekonomi Maluku triwulan IV-2018 (c-to-c) tumbuh 5,94 persen. Dari sisi produksi pertumbuhan didorong oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib yang tumbuh sebesar 8,26 persen.

Ekonomi Maluku triwulan IV-2018 dibanding triwulan IV-2017 (y-on-y) tumbuh 6,34 persen. Pertumbuhan didukung hampir semua lapangan usaha, kecuali pertambangan dan penggalian? yang mengalami kontraksi sebesar 3,77 persen.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 8,59 persen, diikuti pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 7,49 persen dan konstruksi sebesar 7,19 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, terutama didorong oleh komponen pembentukan modal tetap bruto yang tumbuh sebesar 8,62 persen.

Struktur PDRB Provinsi Maluku menurut lapangan usaha dasar harga berlaku pada triwulan III-2018 tidak menunjukan perubahan yang berarti.

“Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan, lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, dan lapangan usaha perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil maupun sepeda motor masih mendominasi PDRB Provinsi Maluku di triwulan IV-2018,” ujarnya. (Ant)